| |
 Siapa yang tak kenal dengan minuman teh? Mungkin selain air putih, teh adalah minuman yang paling sering dikonsumsi oleh orang-orang. Nah, selain nikmat jadi minuman, teh ternyata masih punya sederetan manfaat lain. Apa saja sih manfaatnya?
1. Untuk Kesehatan Tulang Sebuah artikel dalam Archieve of Internal Medicine menuliskan, teh mengandung florida dan senyawa kimia yang dikenal sebagai flavonoid untuk menguatkan tulang. Otomatis, orang-orang yang punya kebiasaan minum teh terutama teh hijau yang mengandung kalsium pembangun tulang, mempunyai densitas tulang yang lebih tinggi dibandingkan dengan yang tidak.
2. Menyegarkan Tubuh Sedang suntuk dengan rutinitas pekerjaan di kantor? Minum teh saja! Sejenis kafein dalam teh yang berbeda dari kopi, dapat merangsang sistem saraf tubuh. Rangsangan itu membuat pasokan oksigen ke dalam tubuh menjadi lebih lancar.
3. Menjaga Kesehatan Hati The North American Tea Trade Health Research Association menemukan, teh sangat baik untuk kesehatan hati. Teh dapat membuat kerja arteri orang yang mengidap penyakit hati menjadi lebih baik. Penelitian ini juga didukung penelitian sebelumnya yang menyebutkan, orang yang biasa minum teh mempunyai risiko lebih rendah terserang penyakit hati.
4. Menangkal Kolesterol Adanya zat Catechin yang terdapat dalam teh dipercaya dapat mengurangi penimbunan kolestrol dalam darah dan mempercepat pembuangannya melalui tinja.
5. Mencegah Kanker Selain sebagai penguat tulang, zat flavonoid dalam teh juga berperan sebagai penangkal radikal bebas yang dapat mengacaukan keseimbangan tubuh. Jangan main-main dengan gangguan ini, karena gangguan keseimbangan bisa memicu kanker. Dibantu zat lain seperti Polifenol dan Theofolon di daun teh, perkembangan virus yang mengakibatkan kanker dapat dihambat.
Namun, ternyata tak semua orang bisa begitu saja menenggak teh, karena berbagai alasan. Siapa saja yang tak boleh minum teh?
1. Wanita Menyusui Kafein dalam teh bisa membuat usus bayi menjadi kejang sehingga bayi menangis terus menerus. Kafein tersebut juga mengurangi pengeluaran air susu ibu.
2. Penderita Jantung dan Tekanan Darah Tinggi Kadar kafein dalam teh bisa merangsang naiknya tekanan darah. Tak terkecuali jantung yang bisa berdetak lebih cepat sehingga kita merasa sangat gelisah.
3. Orang Insomnia Teh bisa membuat sistim saraf bekerja semakin keras dan meningkatkan metabolisme, sehingga penderita insomnia akan semakin sulit tidur dan gelisah.
4. Sakit Demam Orang yang menderita demam sebaiknya menghindari minum teh karena bisa menaikkan suhu panas badan. Adanya zat theophylline dalam teh dapat membuat fungsi obat penurun suhu berkurang keampuhannya.
Sumber: Astaga!; Teh, Siapa Yang Boleh dan Tidak; Rabu, 13 Juli 2005 (dalam e-mail) 
| | |
|
|