Blog EntryBersyukurlah Atas Pintu-Pintu Yang TertutupFeb 16, '08 12:50 PM
for everyone
Belajarlah untuk memuji Tuhan sebanyak mungkin ketika sebuah pintu tertutup bagi kita, sama seperti ketika sebuah pintu dibukakan bagi kita.
Alasan Allah menutup pintu-pintu adalah karena DIA tidak menyediakan sesuatu bagi kita di balik pintu itu.

Jika DIA tidak menutup pintu yang salah, kita tidak pernah menemukan pintu yang benar, Allah mengarahkan jalan kita melalui pintu-pintu yang tertutup dan terbuka.
Ketika satu pintu ditutup, kita akan terdorong untuk mengubah rencana kita.

Pintu yang tertutup lainnya akan memaksa kita untuk mengubah rencana lagi.
Hingga akhirnya kita menemukan pintu yang terbuka dan kita melangkah menuju berkat-berkat bagi kita.

Allah mengarahkan jalan-jalan kita melalui pintu-pintu yang terbuka dan tertutup, namun biasanya bukannya memuji DIA karena pintu yang tertutup (yang justru menghindarkan kita dari masalah) kita sering kali menjadi marah karena kita "menilai atas apa yang tampak saja".

Kita selalu mendapat pertolongan segera pada saat diperlukan. Karena Dia berjalan di atas kepala kita, DIA dapat melihat masalah yang ada di sepanjang jalan yang akan kita lalui, lalu DIA membangun penghambat jalan di sana atau bahkan membuat jalan berkelok. Namun karena kebodohan kita, kita mencoba menghancurkan penghambat jalan atau menyingkirkan tanda melalui jalan berkelok. Kemudian, pada saat kita menghadapi masalah, kita mulai menangis, "Tuhan, mengapa Engkau melakukan hal ini padaku?". Kita seharusnya menyadari bahwa pintu yang tertutup dapat merupakan suatu berkat.

Tidakkah dikatakanNYA bahwa tidak ada kebaikan yang akan disembunyikan dari orang yang mencintaiNYA?

Jika Engkau di-PHK dari pekerjaanmu - pujilah Tuhan karena kesempatan-kesempat baru yang akan muncul - bisa saja suatu pekerjaan baru atau sekolah lagi.

Jika seorang pria atau wanita tidak menyambut hatimu - mungkin bukan karena mereka sendiri, tapi mungkin Tuhan yang mengatur sebuah penghambat jalan (relakanlah).

Kita kadang-kadang dapat merangkap diri kita dalam keraguan dan kekecewaan karena menilai apa yang tampak saja.

Aku sungguh bergembira karena banyak kali Bapa Kita telah menutup pintu-pintu bagiku hanya untuk membukakan pintu dalam tempat yang tak terduga. Allah tidak akan selalu mengatakan dengan kata-kata : "belok ke kiri, lalu ke kanan"........ kadang-kadang DIA hanya akan menutup pintu-pintu yang salah.

"FirmanMU adalah pelita bagi kakiku, dan terang bagi jalanku" Maz 119 : 105.
"Langkah orang benar dipimpin oleh Tuhan; dan DIA akan menerangi jalannya" Maz 37 : 23

= penulis tak dikenal =
Diterjemahkan oleh: Dewi Galang

audrydien64 wrote on Feb 16
amin...

tfs

salam kenal

audry
descant wrote on Feb 17
salam kenal juga :)
jselomulyo wrote on Feb 17
dalem bo..... Thanks for sharing. Akan dicoba dipraktekan walaupun terkadang susah heuhehee...
descant wrote on Feb 18
sama2, Jane :)
iyah.. susah memang..
debsdhs wrote on May 22
Amin. Belajar mengucap syukur dalam segala hal memang sulit tapi kalau kita lakukan ternyata itu membuat kita menajdi orang orang yang merdeka. Sukacita, damai sejahtera dan kebahagiaan datang dengan sendirinya, ketika kita selalu mau mengucap syukur dan percaya penuh bahwa Allah kita adalah Allah yang luar biasa baik dan sangat ingin memberi kita yang terbaik. Amin.

thanks untuk sharingnya. Salam kenal yach dan Tuhan memberkati.
descant wrote on May 22
AMIN!! :)
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help